Niat Sholat Tarawih, Tata Cara, Doa, dan Penjelasanya Lengkap

Niat Sholat Tarawih-Assalamualaikum warohmatullah wabarokaatuh Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menulis. Masih berkaitan dengan artikel saya sebelumnya yaitu keutamaaan bulan ramadhan. Merupakan salah satu amalan yang ada di bulan ramadhan adalah sholat tarawih habis isya’.

Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan rasanya sangat sayang sekali kalau ditinggalkan begitu saja. Semua amalan pada di bulan tersebut akan mendatangkan kebarokahan.

Apalagi kalau menepati pada sepuluh terakhir di bulan ramadhan. Justru pada 10 terakhir bulan ramadhan harus lebih semangat dan berlomba-lomba dalam mencari kebaikan.

Jangan hanya rajin ke masjidnya cuman pada awal-awal bulan ramadhan saja. Rasanya sangat disayangkan sekali rajin beramal sebatas momen tertentu saja.

Dahulu nabi Muhammad Shallallahu A’laihi wa Sallam ketika mendekati akhir romadhan beliau mengencangkan ikat pinggangnya.

Malsudnya adalah beliau Shallallahu A’laihi wa Sallam melebihkan amalanya dibanding hari-hari lainya.

Itu semua dilakukan semata-mata mengharap ridho Allah Ta’ala atas janji-Nya. Yaitu untuk bisa meraih fadillah malam lailatul qodar.

Selama ini teman-teman tau nggak sih apa itu sholat tarawih?

Kalau belum tau apa sih niat sholat tarawih dan pengertiannya? Anda bisa membaca pembahasanya pada berikut ini.

Pengertian Sholat Tarawih

Niat Sholat Tarawih
sumber : i2.wp.com

Sebelum membahas lebih lanjut, alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu sholat tarawih?.

Sholat dalam segi bahasa berasal dari kata Sholla-Yussholli berarti do’a. Berdo’a atau menyanjung akan kebesaran Allah Ta’ala.

Sholat sendiri merupakan amalan yang paling terpenting dalam agama islam. Dan salah satu  yang membeda seseorang itu beriman atau tidak, dilihat dari sholatnya.

Disebutkan dalam sebuah riwayat, sholat adalah pondasi atau tiang dari agama islam.

Jika sholatnya bagus maka otomatis akan baik semua amlalan-amalanya. Sebaliknya jika buruk sholat seorang hamba maka akan buruklah semua amalanya.

Tertulis dalam rukun islam yang ke 2 dan wajib diamalkan oleh seseorang yang mengaku beriman adalah sholat.

Allah Ta’ala membagi sholat ada 2 macam. Yang pertama sholat wajib lima waktu dalam sehari dan yang ke 2 adalah sholat sunnah.

Sedangkah tarawih sendiri berasal dari kata bahasa arab yaitu ar-rohah yang berarti istirahat. Kata tarawih juga merupakan bentuk kata jamak (plural) dari kata mufrod tarwihah.

Tarawih : Istrirahat sejenak untuk melepaskan kepenatan dan rasa capek.

DInamakan dengan sholat tarawih karena ummat muslim dahulu suka memanjangkan sholat. Kemudian akan istirahat duduk sejenak pada setiap dua rakaat salam atau empat rakaat lalu salam.

 

Sejarah Sholat Tarawih

niat sholat tarawih

 

Dalam sejarah mencatat awam mula sholat tarawih dilakukan oleh baginda nabi Muhammad Shallallahu A’laihi wa Sallam. Yaitu tepat pada tanggal 23 ramadhan tahun kedua hijriyah.

Dalam semasa hidup Rosullullah Shallallahu A’laihi wa Sallam beliau hanya sholat tarawih berjamaah sebanyak 3 kali.

Hal ini disebutkan dalam kitab shohih muslim, shohih bukhori dan sunan abu dawud.

Pada suatu malam di bulan ramadhan nabi melakukan sholat tiba2 sahabat mengetahui dan ikut menjadi makmum. Setelah sholat subuh sahabat ini bercerita pada yang lain kalau tadi malam dia sholat bersama nabi.

Oh ya, perlu diketahui juga bahwa rumah nabi Muhammad Shallallahu A’laihi wa Sallam berada di bilik masjid.

Tiba lah malam yang kedua, Nabi Shallallahu A’laihi wa Sallam menunaikan sholat maka para sahabat pun berdatangan dan mengikutinya.

Kemudian tiba saat malam yang ke tiga, rupanya para sahabat yang menjadi makmum semakin banyak dari pada sebelumnya.

Pada malam ke empat tatkala para sahabat sudah berkumpul tiba-tiba nabi tidak keluar. Waktu terus berjalan, namun beliau masih belum muncul juga didalam masjid.

Waktu adzan subuh pun mulai tiba, akhirnya para sahabat sedikit kecewa karena tidak bisa sholat bersama beliau.

Setelah usai sholat subuh nabi Muhammad Shallallahu A’laihi wa Sallam memberitahukan kepada para sahabat kenapa kok tidak keluar.

Nabi Muhammad Shallallahu A’laihi wa Sallam tidak mau keluar karena khawatir kalau sholat ini dijadikan beban dan menjadi wajib.

Sampai nabi Muhammad Shallallahu A’laihi wa Sallam  wafat, sholat sunnah ini dilakukan secara sendiri-sendiri.

Namun sampai zamannya khalifah Umar bun Khattab sholat tarawih dilakukan dengan berjamaah lagi. Dan beliau pun berkata : “sebaik-baik bid’ah adalah sholat tarawih.

Bacaan Niat Sholat Tarawih

niat sholat tarawih

Bacaan niat dalam sholat tarawih para ulama saling berbeda pendapat. Setiap masing-masing pendapat punya alasan dan dalil yang kuat.

Beberapa ulama berpendapat bahwa niat ini hanya cukup dilafadzkan dalam hati. Karena memang niat sholat tarawih sendiri adalah amalan hati, jadi tidak perlu dijaharkan.

Adapun pendapat Imam Syafi’i adalah dengan menjaharkan niat sebatas telinga kita yang mendengar.

Dalam masalah fiqih pasti kan kita temui banyak perbedaaan pendapat. Sikap kita terhadap pendapat  saudara muslim yang lainya adalah saling menggormati.

Adapun bagi yang berpendapat bahwa niat sholat tarawih harus dilafadzkan maka sebagai berikut :

Niat Shalat Tarawih sebagai Ma’mum

niat sholat tarawih

نويت اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitu usholli sunnatat taraawiiha roka’ataini mustaqbilatal qiblata ma’muuman lillaahi ta’ala”

Artinya : “Aku berniat untuk menunaikan sholat tarawih dua rakaat karena Allah semata dengan menghadap ke qiblat sebagai makmum”.

Niat Shalat Tarawih sebagai Imam

نويت اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitu usholli sunnatat taraawiiha roka’ataini mustaqbilatal qiblata imaaman lillaahi ta’ala”
Artinya : “Aku berniat untuk menunaikan sholat tarawih dua rakaat karena Allah semata dengan menghadap ke qiblat sebagai imam”.
Niat Shalat Sunnah Tarawih Sendirian 
نويت اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitu usholli sunnatat taraawiiha roka’ataini mustaqbilatal qiblata lillaahi ta’ala”
Artinya : “Aku berniat untuk menunaikan sholat tarawih dua rakaat karena Allah semata dengan menghadap ke qiblat”.

Berapa Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

niat sholat tarawih

Masih dalam masalah fiqih juga, seperti yang telah dibahas diatas. Tergantung bagaimana kita menanggapi berbagai pendapat yang berbeda.

Para ulama ada yang berpendapat  bahwa rakaat tarawih ada 8 rakaat dan 3 rakaat witir.

Adapula yang berpendapat 20 rakaat sholat tarawih dan 3 rakaat sholat witir. Menurut imam Malik sholat sunnah tarawih ada 36 rakaat.

Namun yang paling mashur di negeri kita Indonesia sholat tarawih ada 11 rakaat dan 21 rakaat plus witir.

Kalau surat yang dibaca panjang maka rakaatnya pilih yang sedikit yaitu 11 rakaat dengan witir.

Namun kalau surat yang dibaca pendek maka pilih yang banyak yaitu 23 rakaat dengan witir.

Tata Cara Mengerjakan Sholat Tarawih

niat sholat tarawih

Tata cara niat solat tarawih yang diajarkan oleh Rosulullah ada dua cara :

Yang pertama yaitu setelah mendapat dua rakaat lalu salam.

Yang kedua yaitu setelah mendapat empat rakaat lalu salam.

Antara satu salam dengan mulai takbirotul ihram rakaat selanjutnya biasa ada waktu jeda terlebih dahulu. Nah, dari sini lah sholat tarawih diberi nama. Yaitu karena sholat sunnah ini dilakukan dengan santai namun pasti.

Melihat adanya dua tata cara sholat tarawih yang berbeda, ada yang dua rakaat salam dan empat rakaat baru salam maka yang perlu diperhtikan  adalah tergantung jamaahnya. Kalau jamaah sholat tarawih terdiri banyak dari kalangan anak-anak, ibu-ibu dan oranga tua maka cukup dua rakaat salam.

Hukum Sholat sunnah Tarawih

niat sholat tarawih

Para ulama bersepakat bahwa hukum sholat tarawih adalah sunnah muakkadah. Muakkadah dalam bahasa arab mempunyai arti “yang ditekankan atau dianjurkan”.

Maka sunnah muakkadah adalan amalan yang pernah diperbuat oleh nabi dan sangat dianjurkan kepada ummat muslimiin.

Kalau kita mengamalkan sunnah tersebut maka akan mendapat pahala jika tidak maka tak berdosa.

Tapi perlu diketahui, walaupun tak berdosa, kalau sholat tarawih terlewatkan begitu saja maka merasalah rugi. Bulan ramadhan hanya didapati setahun sekali, maka jangan lewatkan segala amalan terbuang sia-sia.

Karena tidak ada yang menjamin apakah romadhon tahun depan kita masih hidup?

Dan apakah romadhon tahun depan kita masih bisa diberi kesempatan untuk sholat tarawih?

Siapa Saja Yang Boleh Ikut Sholat Tarawih?

Semua ibadah pasti ada ketentuannya masing-masing. Begitu pula dengan niat sholat tarawih, dan tata cara sholat tarawih.

Ketentuan sholat tarawih sama dengan sholat-sholat lainya. Asalkan memenuhi rukun wajib dan syarat sah sholat maka boleh melakukan tarawih.

Adapun orang yang belum keadaan suci seperti orang haid maka tidak boleh melakukan sholat tarawih.

Bagaimana dengan anak-anak kecil yang belum memenuhi syarat wajib sholat yaitu baligh. Jawabannya adalah boleh-boleh saja, karena sholat ini hanya bersifat sunnah muakkadah.

Niat Sholat Tarawih : Ketentuan Sholat Tarawih

Tidak ada ketentuan khusus untuk menunaikan sholat tarawih. Sholat tarawih yang dilakukan secara berjamaah hanya dilakukan ketika datang bulan ramadhan saja.

Adapun di hari-hari biasa maka disebut dengan sholat malam dan tahajud.

Sebenarnya sama aja antara sholat tahajud dan sholat tarawih, hanya berbeda pada pelaksanaanya.

Niat Sholat Tarawih : Penutup

niat sholat tarawih

Marhaban ya ramadhan selamat datang bulan yang suci penuh kebarokahan dan kemuliaan.

Pada bulan ramadhan Allah Ta’ala membuka lebar pintu-pintu surga dan membelenggu para setan. Artinya adalah kesempatan untuk berbuat baik sangat mudah sekali dan pintu maksiat akan ditutup.

Maka dari itu jangan sia-siakan bulan ramadhan terlewatkan begitu saja. Karena kita semua tidak tahu, apakah puasa tahun depan masih ada di muka bumi atau tidak.

Yang terpenting dalam melakukan segala harus diawali dengan ilmu terlebih dahulu. Al’ilmu qoblal qouli wal a’mal : ilmu itu sebelum perkataan dan perbuatan.

Sebelum mengambil langkah entah itu dalam hal ibadah atau muamalah wajib mengetahui ilmunya dulu. Begitu pula sangat penting bagi ummat muslimiin untuk mempelajari tata cara niat sholat tarawih.

Wallahu alam bishoowab

Wassalamu A’laikum Warohmatullah Wabarokaatuh

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: